Lorong Waktu di Goa Belanda

Pada hari Kamis ku turut Acep ke kota naik delman istimewa ku duduk di muka ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja.

Kamis, 04 Juli memang sudah dijadwalkan meluncur ke Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda / Dago Pakar, Bandung untuk melakukan sesi foto menjelang pernikahan kang Acep dan teh Leni. Pemilihan lokasi ini dikarenakan mereka ingin memiliki foto bernuansa alam sekaligus malam Jumatan.

pasangan mesra di depan rumah bilik bambu

Sebelum melanjutkan ke Goa Belanda yang memang jadi tujuan utama kita kali ini alangkah baiknya tester perlatan terlebih dahulu di rumah-rumah yang terbuat dari bilik bambu yang letaknya tidak jauh dari Monumen Ir. H. Djuanda sekaligus perkenalan dengan tempat baru.

pasangan mesra di hutan

Sambil icip-icip cemilan yang ada kayanya lebih asyik.

pasangan ini mesra-mesraan di taman hutan raya dago pakar bandung

Waduh mulai berani ya kang Acep hihi...

Ga apa-apalah biarin mereka mesra-mesraan di hutan hihi kan bakalan ditebus dengan sebuah pernikahan. Sekarang kita lanjut ke tempat tujuan utama.

selfie pasangan di depan goa jepang dago pakar

Di sepanjang jalan memang banyak spot-spot bagus buat berfotoria salahsatunya Goa Jepang tapi dari luar terlihat seram kita tidak berani masuk kesana hehe jadi cukup diluar saja.

pasangan berduaan di sebuah gua

Kade neng ah bilih kapanasan entar abang yang berabe.

selfie di goa belanda dago pakar bandung

Akhirnya sampai di tekape Goa Belanda. Yuk masuk yuk.. Jangan lupa bawa senter yang sudah tersedia didepan pintu masuk Goa sebagai lampu penerangan karena didalam bener-bener gelap. Entar malah dipake gelap-gelapan kan bahaya hihi.

Seperti apa kondisi maupun susana didalam Goa Belanda bisa dilihat di Video di atas. Jadi sampai disini dulu ya sampai jumpa di perjalanan berikutnya. Serta seperti apa hasil foto pra-nikah mereka hanya kang Acep, teh Leni dan Tuhan yang tau.